Lomba Karya Tulis Ilmiah SMP, SMA/SMK se Kota Denpasar

Untuk melahirkan inovator-inovator muda yang baru, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar menggelar lomba karya tulis penelitian ilmiah 2016. Lomba diikuti puluhan siswa SMP, SMK dan SMK serta guru di Kota Denpasar. Kegiatan dilaksanakan di aula SMKN 3 Denpasar di Sanur, selama dua hari mulai Senin (24/10) hingga Selasa (25/10). Dalam lomba tersebut juga dilaksanakan pameran poster dari hasil karya setiap peserta. Serta setiap peserta harus mempresentasikan hasil karyanya di depan dewan juri. Sebanyak 59 karya tulis penelitian ilmiah yang dinyatakan lolos dipamerkan dengan beberapa kategori seperti IPA dan IPS. Tak jarang beberapa sekolah meloloskan lebih dari satu karya siswanya yang terdiri dari satu sampai tiga orang per kelompok. Kabid Bina Program Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Made Merta, M.Si., usai membuka lomba mengungkapkan rasa kagumnya dengan hasil karya tulis guru dan siswa mulai dari kesehatan hingga teknologi tepat guna dan berbagai kecanggihan yang ditampilkan para siswa. Merta mengatakan, hasil karya tulis inovasi guru dan siswa ini menambah warna pendidikan di Kota Denpasar. Tidak hanya sebatas pengetahuan tapi mampu menumbuhkan semangat berkreativitas untuk melahirkan inovasi-inovasi baru yang ia sebut bagian dari smart education untuk mendorong terwujudnya Denpasar sebagai smart city. Karya tulis inovasi yang dihasilkan oleh guru dan siswa ini diharapkan dapat dijadikan sebuah aplikasi sains untuk pemecahan masalah perkotaan yang dihadapi Kota Denpasar. Lomba karya tulis inovasi ini, sekaligus menumbuhkan budaya menulis di kalangan siswa dan guru, karena budaya menulis kita masih sangat rendah. Saat itu, Made Merta mengunjungi semua display poster karya tulis inovasi dan berdiskusi dengan penelitinya. Satu per satu dari 59 display poster dihampiri, hingga sampai pada poster penemuan alat penetralisir udara kotor karya siswi SMP PGRI 2 Denpasar, Pande Putu Nugrahita Prameswari Sutrisna. Made Merta juga kepincut dengan hasil karya siswa lain seperti yang ditampilkan I Putu Evan Priya Saguna dan Ibrahim Aqsa Dwirendra Muljono yang membuat robot pembersih debu. Juga karya batoko kuat dan tahan air dengan memanfaatkan limbah cangkang kerang kijing dan serat sabut kelapa hasil karya I Putu Mahendi Krisna dan I Gede Adhie Kinandana siswa SMPN 3 Denpasar. Made Merta mengharapkan para siswa dan guru terus menggali kreativitas dan inovasi yang nantinya mampu lebih memperdalam pada penulisan karya inovasi dengan berbagai manfaat positif yang didapat. Caranya, diajarkan, dibiasakan, dikonsistensikan, untuk menjadi kebiasaan, karakter kemudian menjadi budaya komunitas.
Other Photo(s) :
Log in or register to post comments

Fatal error: Class CToolsCssCache contains 1 abstract method and must therefore be declared abstract or implement the remaining methods (DrupalCacheInterface::__construct) in /home/smkn3d33/public_html/sites/all/modules/ctools/includes/css-cache.inc on line 52