Kurikulum Berbasis Lingkungan

Kurikulum Berbasis Lingkungan

Sesuai dengan pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) yang disusun oleh seluruh Tim MGMP SMK Negeri 3 Denpasar telah mengembangkan kegiatan pembelajaran lingkungan hidup.  Pengembangan pendidikan lingkungan hidup dilaksanakan melalui mata pelajaran yang terintegrasi serta pada muatan lokal pendidikan lingkungan hidup.  Pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan di SMK Negeri 3 Denpasar dijelaskan lebih ringkas di tabel berikut.  

  1. Tenaga Pendidik Memiliki Kompetensi dalam Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran Lingkungan Hidup
No Implementasi
1

Menerapkan pendekatan, strategi, metode dan teknik pembelajaran yang melibatkan peserta didik secara aktif dalam pembelajaran (pakem/belajar aktif/partisipatif).  Tenaga pendidik di SMK Negeri 3 Denpasar, dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) selalu menerapkan strategi pembelajaran yang berfokus pada siswa.  Strategi/metode/model pembelajaran yang diterapkan seperti diskusi, laboratorium, pengalaman lapangan serta demonstrasi. Kegiatan yang dilaksanakan secara aktif adalah IHT Elearning Moodle, IHT e-library, IHT Paikem dan project Work, IHT metodelogi pembelajaran mapel: matematika, bahsa inggris, IPA dan produktif  melibatkan guru tamu untuk pelajaran produktif,  memagangkan  guru di industri dan mengirim, guru-guru mengikuti pelatihan di Jakarta, Surabaya serta mengadakan sosialiasi tentang pembelajaran setiap menjelang awal tahun ajaran baru.

2

Mengembangkan isu lokal dan/atau isu global sebagai materi pembelajaran lingkungan hidup sesuai dengan jenjang pendidikan.  Muatan lokal PLH yang dikembangkan di SMK Negeri 3 Denapasar antara lain

  1.  Pemanfaatan endek ( busana)
  2. Fruit curving (boga)
  3. Merangkai janur (perhotelan)
  4. Kosmetika (kecantikan)
3

Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian pembelajaran LH.  Pembelajaran LH yang dilaksanakan di SMK Negeri 3 Denpasar, sesuai dengan RPP, dan telah dilengkapi dengan indikator penilaian (rubrik penilaian). Rubrik penilaian pembelajaran LH di SMKN 3 Denpasar terintegrasi dalam seluruh mata pelajaran terutama ; IPA, KKK3LH, Kewirausahaan, Mata pelajaran produktif. Mulok yang dilaksanakan:

  1. Bahasa Jepang
  2. Bahasa bali
  3. Pemanfaatan endek
  4. Fruit curving
  5. Merangkai Bunga dan Janur
  6. Kosmetika
4

Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap baik untuk di kelas, laboratorium maupun di luar kelas.  Pendidikan Lingkungan Hidup identik dengan pembelajaran langsung dengan lingkungan alam.  Rancangan pembelajaran yang disusun adalah mata pelajaran yang behubungan dengan praktek kejuruan dan pelajaran normatif, adaftip yang ada kaitan langsung dengan LH.

5

Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran LH.  Terdapat beberapa materi yang dikembangkan oleh tenaga pendidik SMK Negeri 3 Denpasar yang melibatkan masyarakat.  Pada semester 1, materi pembelajaran LH yang melibatkan masyarakat Materi tersebut  terintegrasi saat pelatihan - pelatihan yang diselenggarakan sekolah berbasis  masyarakat yaitu :

  1. Membuat parsel (Akomodasi Perhotelan)
  2. Membuat kue dan roti
  3. Pelatihan Spa terapys
6

Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran LH.  Warga sekolah SMK Negeri 3 Denpasar telah mempublikasikan berbagai hasil inovasi pembelajaran LH.  Salah satu media yang dipakai untuk publikasi adalah adalah internet yaitu radio, majalah sekolah, web blog serta media massa.  Pubilkasi tentang LH, dilaksanakan

 secara tidak langsung melalui media TV, radio, koran

  1. Bali TV
  2. TVRI Denpasar
  3. Bali post
  4. Radio CDBS

Publikasi secara langsung dilaksanakan melalui

  1. Sosialisasi
  2. Kunjugan tamu-tamu dari berbagai sekolah/instansi dalam dan luar negeri
  3. Website Sekolah
  4. Majalah dinding sekolah
  5. Pameran-pameran
7

Mengkaitkan pengetahuan konseptual dan prosedural dalam pemecahan masalah LH, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. antara lain di sekolah :

  1. Jadwal piket kelas
  2. Jadwal pembersihan lingkungan sekolah
  3. Pembagian perawatan kebun sekolah
  4. Hemat energi,hemat penggunaan air, listrik, telepon
  5. Penanganan  limbah hasil praktik siswa
  6. Penanganan sampah
  7. Perindangan sekolah

Di luar sekolah :

Menanamkan sikap peduli lingkungan melalui pendidikan karakter yang terintegrasi dalam pembelajarandan semua mata pelajaran

  1. Peserta Didik Melakukan Kegiatan Pembelajaran tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
No Implementasi
1

Menghasilkan karya yang berkaitan dengan pelestarian fungsi LH, pengendalian pencemaran dan kerusakan LH.  Pembelajaran yang berpusat pada siswa, mewajibkan hasil karya siswa, terutama dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Hasil karya siswa yang berkaitan dengan fungsi LH dibedakan menjadi 2 yaitu :

Hasil karya nyata :

  1. Kelas yang bersih
  2. Kebun yang terawat
  3. Halaman sekolah yang bersih
  4. Alat-alat prakter yang terawat dan berfungsi normal
  5. Pohon-pohon rindang dan terawat

Hasil karya berupa tulisan/hasil penelitian :

  1. Endek Denpasar “Si Tenun Ikat yang bernilai ekonomis dan Pondasi Ekonomi Kreatif”
  2. Mengkudu, Si Kutil yang Multiguna
  3. Menyelesaikan masalah-masalah  yang berkaitan dengan LH di Sekolah
2

Menerapkan pengetahuan LH yang diperoleh untuk memecahkan masalah LH dalam kehidupan sehari-hari.  Materi PLH yang diterapkan oleh peserta didik SMK Negeri 3 Denpasar adalah materi LH yang dibutuhkan oleh masyarakat seperti

  1. Pemanfaatan endek
  2. Fruit curving
  3. Merangkai janur
  4. Tata rias pengantin
3

Mengkomunikasikan hasil pembelajaran LH kepada masyarakat melalui media cetak atau elektronik.  Publikasi hasil karya siswa diperlukan untuk memberitahu masyarakat, bahwa siswa SMK Negeri 3 Denpasar telah berupaya dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Publikasi tentang LH dilaksanakan secara tidak langsung melalui media TV, radio, koran

1.  Bali TV

2.  TVRI Denpasar

3.  Bali post

4.  Radio CDBS

Publikasi secara langsung dilaksanakan melalui

  1. Sosialisasi
  2. Kunjungan tamu-tamu dari berbagai sekolah/instansi dalam dan luar negeri
  3. Website sekolah
  4. Majalah dinding sekolah
  5. Pameran-pameran